Friday, September 12, 2008

KISAH POHON, DAUN DAN ANGIN


POHON
Aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku. Aku berpacaran sebanyak 5 kali...Ada satu wanita yang sangan Aku cintai tapi Aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya...Dia Cantik...Huh pokonya Ehmmmm...Dia sangat peduli dengan orang lain...religius...Aku menyukainya...Gayanya yang innocent dan apa adanya...kemandiriannya...kepandaiannya dan kekuatanny...Alasan Aku tidak mengajaknya kencan karena Aku merasa sangat biasa dan tidak serasi untukku...Aku takut jika kami bersama semua perasaan yang indah ini akan hilang...Aku takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya...Aku merasa dia adalah "SAHABATKU"...Aku akan memilikinya tiada batasnya dan tidak harus memberikan semua hanya untuk dia...Alasan yang terakhir...membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama ini...Dia tau Aku mengejar gadis2 lain dan Aku telah membuatnya menangis selama itu...ketika Aku mencium pacarku yang ke-2 terlihat olehnya...Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah..."Lanjutkan saja" katanya, setelah itu pergi meninggalkan kami, matanya bengkak dan merah...Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis...But Aku tertawa, bercanda dengannya seharian di ruang itu...Disudut ruang itu dia menangis, dia tidak tahubahwa Aku kembali untuk mengambil sesuatu yang tertinggal...Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana...
Pacaku yang ke-4 tidak menyukainya...Pernah sekali mereka berdua perang dingin, Aku tau bukan sifatnya untuk memulai perang dingin tapi Aku masih tetap bersama pacarku...Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget...Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku...
Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya...Aku tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia...Aku juga sedih...
Ketika Aku putus dengan pacarku yang ke-5 mengajaknya pergi...Setelah kencan satu hari itu, aku mangatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya...Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ingin mengatakan sesuatu padaku...Aku cerita tentang putusnya Aku dengan pacarku...Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang...Aku tau pria itu, dia sering mengejarnya selama ini...Pria yang baik, penuh energi dan menarik...
Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, Aku hanya tersenyum dan mengucapkan selamat padanya...Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan Aku tidak dapat menahannya...Seperti ada batu yang sangat berat di dadaku...Aku tak bisa bernafas dan ingin berteriak namun apa daya...Air yang mengacuhkan kehadiarannya...Handphoneku bergetar...ternyata ada SMS masuk...SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis...
SMS itu berbunyi...
..."DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal"...

DAUN
Aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa? karena Aku merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan Pohon yang selama ini ditinggali membutuhkan banyak kekuatan...Selama ini Aku dekat dengan seorang pria...bukan seorang pacar tapi "SAHABAT"...
Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya Aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah Aku pelajari sebelumnya "Cemburu"...Perasaan di hati ini bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon...Hal itu seperti 100 butir lemon busuk...
Mereka hanya bersama selama 2 bulan, ketika mereka putus Aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya...tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi...
Aku menyukainya dan Aku tau bahwa dia juga menyukaiku...tapi mengapa dia tidak mau mengatakanya?...Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya dahulu untuk melangkah?...Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih...Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan kecewa...
Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan...Tapi...Mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar seorang teman?...Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati...Aku tau kesukaannya...Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui...Kau tidak mengharapkan Aku seorang wanita untuk mengatakannya bukan?...
Diluar itu, Aku mau tetap disampingnya...memberinya perhatian...menemani...dan mencintainya...Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan mencintaiku...Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap malam...mengharapkan mengirimiku SMS...Aku tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya untukku...Karena itu, Aku menungguny...Selama ini cukup berat untuk kulalui dan Aku mau menyerah...Kadang Aku berfikir untuk tetap menunggu...Dilema yang menemaniku selama ini...
Akhir tahun itu, seorang pria mengejarku...setiap hari dia mengejarku tanpa lelah...segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada penolakan dariku...Aku berfikir...Apakah aku ingin memberikan ruang kecil dihatiku untuknya?...Dia seperti ANGIN yang hangat dan lembut, mencoba meniup DAUN untuk terbang dari POHON...Akhirnya, Aku sadar bahwa Aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil dihatiku...Aku tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ketempat yang lebih baik...Akhirnya Aku meninggalkan Pohon...tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal...Aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku...
"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal"

ANGIN
Aku menyukai seorang gadis bernama DAUN...karena dia sangat bergantung pada POHON...jadi aku harus menjadi ANGIN yang kuat...Angin akan meniup Daun terbang jauh...Pertama kalinya Aku melihat seseorang memperhtikan kami...ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman2nya memerhatikan Pohon...Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di matanya...Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya...Memperhatikannya menjadi kebiasaanku...seperti Daun yang suka melihan Pohon...Satu hari saja tak kulihat dia...Aku merasa sangat kehilangan...Disudut ruang itu, kulihat Pohon sedang memperhatikan Daun...Air mengalir di mata Daun ketika Poohon pergi...Esoknya...Aku lihat Daun di tempatnya yang biasa, sedang memperhatikan Pohon...Aku melangkan dan tersenyum padanya...Kuambil secarik kertas...kutulis dan kuberkan padanya...Dia sangat kaget...Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas dariku...Esokny dia datang menghapiriku dan memberikan kembali kertas itu...Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon Aku melihat kearahny...Kuhampiri dengan kata2 itu...sangat pelan...Dia mulai membuka dirinya dan menerima kehadiranku dan telponku...
Aku tau orang yang dia cintai bukan Aku...tapi Aku akan berusah agar suatu hari dia menyukaiku...Selama itu, Aku telah mengucapkan kata Cinta tidak kuarang dari 20 kali kepadanya...Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan...tapi Aku tidak menyerah...Keputusanku bulat...Aku ingin memilikinya dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku...
Aku bertanya "Apa yang kau lakukan?...Kenapa kau tidak pernah membalas?...Mengapa kau selalu membisu?"...Dia berkata "Aku menengadahkan kepalaku"...
"Ah?"...Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar...
"Aku menengadahkan kepalaku"...Dia berteriak...
Kuletakkan telepon...Melompat...berlari seribu langkah kerumahnya...Dia membuka pintu bagiku...Kupeluk erat-erat tubuhnya...
"DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal"


1 comment:

Anonymous said...

That good story, I really love that, how come my beloved brother wrote such beautiful story? Maybe I must proud to myself, I taught Writing to you right? hihihiy...